Rabu, 27 Februari 2019

Penyebab Kelenjar Getah Bening (KGB)

Penyebab yang paling tak jarang merupakan hasil dari proses infeksi serta infeksi yang biasanya terjadi merupakan infeksi oleh virus pada saluran pernapasan tahap atas (rinovirus, virus parainfluenza, influenza, respiratory syncytial virus (RSV), coronavirus, adenovirus alias reovirus).

Penyebab Kelenjar Getah Bening (KGB)


Virus lainnya virus ebstein barr, cytomegalovirus, rubela, rubeola, virus varicella-zooster, herpes simpleks virus, coxsackievirus, human immunodeficiency virus. Bakteri pada peradangan KGB (limfadenitis) bisa disebabkan Streptokokus beta hemolitikus Grup A alias stafilokokus aureus.

Bakteri anaerob bila berhubungan dengan caries dentis (gigi bercelah) serta penyakit gusi. Difteri, Hemofilus influenza jenis b jarang menyebabkan faktor ini. Bartonella henselae, mikrobakterium atipik serta tuberkulosis serta toksoplasma.

Keganasan semacam leukimia, neuroblastoma, rhabdomyosarkoma serta limfoma juga bisa menyebabkan limfadenopati. Penyakit lainnya yang salah satu gejalanya merupakan limfadenopati merupakan kawasaki, penyakit kolagen, lupus. Obat-obatan juga menyebabkan limfadenopati umum. Limfadenopati daerah leher perah dilaporkan seusai imunisasi (DPT,polio alias tifoid).

Masing-masing penyebab tak bisa ditentukan hanya dari pembesaran kelenjar getah bening saja, melainkan dari gejala-gejala lainnya yang menyertai pembesaran kelenjar getah bening.[dharmais,wikipedia]